Showing posts with label PSBO. Show all posts
Showing posts with label PSBO. Show all posts

Wednesday, November 6, 2013

Quiz Pra UTS PSBO

Download file quiz..

Friday, October 25, 2013

Contoh Kasus (Acknowledgments Evi Lutfi Muktar)

Class Diagram diperoleh berdasarkan dari database
Contoh Kasus (Acknowledgments Evi Lutfi Muktar)

Ketergantungan

Sebuah ketergantungan muncul antara dua elemen jika perubahan definisi sebuah elemen dapat menyebabkan perubahan pada elemen lainnya. Dalam class ketergantungan muncul karena banyak hal, antara lain : salah satu class mengirim pesan ke class lain, salah satu class memiliki sebagian data, salah satu class menyebut class lain sebagai parameter sebuah operasi. Jika sebuah class mengubah antarmukanya, setiap pesan yang dikirim ke class tersebut dapat menjadi tidak valid.
Ketergantungan di gambarkan dengan garis putus-putus.


Banyak hubungan-hubungan UML menunjukkan ketergantungan. Asosiasi dengan kemampuan navigasi dari pesanan sampai ke pelanggan dalam gambar sebelumnya, berarti pesanan tersebut tidak tergantung pelanggan. Sebuah subclass tidak tergantung pada superclass-nya tetapi tidak sebaliknya.
Kata kunci dalam ketergantungan dapat dijelaskan sebagai berikut:


Catatan dan Komentar

Catatan merupakan komentar didalam diagram. Catatan-catatan dapat berdiri sendiri atau dihubungkan dengan garis hubung dengan elemen yang dikomentari.

Generalisasi

Contoh dari gambar class sebelumnya yang merupakan generalisasi melibatkan pelanggan perorangan dan pelanggan perusahaan. Keduanya mempunyai persamaan dan perbedaan. Persamaan tersebut dapat dimasukkan kedalam class pelanggan umum (supertype) dengan pelanggan perorangan dan pelanggan perusahaan sebagai subtype.
Dengan menggunakan perspektif perangkat lunak, interpretasi tersebut sudah termasuk: pelanggan perusahaan merupakan subclass dari pelanggan. Dalam object oriented subclass mewarisi semua fitur superclass dan dapat melakukan semua metode superclass.


Operasi

  • Operasi merupakan suatu kegiatan yang dimengerti sebuah class untuk dilakukan. Operasi secara jelas berhubungan dengan metode dalam sebuah class.
  • Istilah lain yang sering digunakan pada operasi adalah metode tetapi sebenarnya tidak sama. Perbedaannya adalah operasi adalah hal yang diharapkan pada sebuah objek (deklarasi prosedur), sedangkan sebuah metode adalah bentuk prosedur.
  • Dalam metode ada istilah getting dan setting. Metode getting akan mengembalikan nilai dari sebuh bidang (dan tidak melakukan hal lain selain itu) sedangkan metode setting meletakkan nilai kedalam sebuah bidang (dan tidak melakukan hal lain selain itu)

Asosiasi Bidireksional

Asosiasi bidireksional adalah sepasang properti yang saling berhubungan satu sama lain.
Sifat bidireksional ditunjukkan secara jelas dengan adanya panah navigasi pada kedua ujung asosiasi.


Multiplicity

Multiplicity merupakan indikasi tentang berapa banyak objek yang akan mengisi properti. Multiplicity yang sering digunakan adalah:
  • 1 (contoh: satu pesanan hanya bisa untuk seorang pelanggan)
  • 0..1 (contoh: pelanggan perusahaan dapat memiliki seorang sales rep)
  • * (contoh: tidak ada jumlah maksimal / tidak terbatas berapa jumlah pesanan yang dapat dibuat oleh pelanggan)

Beberapa macam istilah yang mengacu pada multiplicity:

- Optional
Menunjukkan sebuah batas bawah yang bernilai nol (0)
- Mandatory
Menunjukkan sebuah batas bawah yang bernilai satu (1) atau mungkin lebih
- Single-valued
Menunjukkan sebuah batas atas yang bernilai satu (1)
- Multivalued
Menunjukkan sebuah batas atas yang bernilai lebih dari satu (1) dan biasanya ditulis dengan tanda *



Properti, Atribut dan Asosiasi

Properti mewakili fitur-fitur struktural dari sebuah class. Properti merupakan sebuah konsep tunggal, tetapi tampak seperti dua notasi yang sedikit berbeda : atribut dan asosiasi. Meskipun tampak berbeda dalam sebuah diagram tetapi sebenarnya adalah hal yang sama.
Notasi atribut mendeskripsikan properti dengan sebaris teks didalam kotak class tersebut
Contoh:
-name : string [1] = “untitled” {read only}

Keterangan :
  •  +/- = tanda visibility, + public / - private
  • name = atribut, bagaimana class tersebut mengacu pada atribut
  • string = tipe dari atribut, menunjukkan sebuah batasan tentang objek apa yang dapat diletakkan dalam atribut tersebut 
  • [1] = multiplicity
  • untitled = devault value, nilai objek yang baru dibuat jika atribut tidak dispesifikasi selama pembuatannya
  • {property string}, memungkinkan untuk menunjuk properti tambahan, misalnya read only yang berarti bahwa klien tidak dapat mengubah properti tersebut.
Asosiasi merupakan sebuah garis solid antara dua class, ditarik dari class sumber ke class target. Nama properti bergerak sampai tujuan akhir sebuah asosiasi bersama dengan multiplicity. Tujuan akhir sebuah asosiasi menghubungkan dengan class yang merupakan jenis properti.
Properti dalam susunan atribut dapat digambarkan sebagai berikut:


Class Diagram

Class Diagram mendeskripsikan jenis-jenis objek dalam sistem dan berbagai macam hubungan statis yang terdapat diantara mereka. Class diagram juga menunjukkan properti dan operasi sebuah class dan batasan-batasan yang terdapat dalam hubungan-hubungan objek tersebut. UML menggunakan istilah fitur sebagai istilah umum yang meliputi properti dan operasi sebuah class.

Contoh Kasus Penggajian (Acknowledgments Evi Lutfi Muktar)

SEQUENCE DIAGRAM INPUT DATA PEGAWAI

SEQUENCE DIAGRAM INPUT DATA PENDIDIKAN

SEQUENCE DIAGRAM INPUT DATA KELUARGA

SEQUENCE DIAGRAM ABSEN MASUK

Looping, Syarat dan Like

Loop dan conditional menggunakan kerangka interaksi (interaction frame), yaitu frame untuk memberi tanda pada sequence diagram (lihat gambar pada slide berikutnya). Umumnya frame terdiri dari beberapa region pada sequence diagram, yang dibagi menjadi satu atau lebih fragmen. Setiap frame mempunyai sebuah operator. Sebuah fragmen mungkin mempunyai satu guard.


Simbol Sequence Diagram


Sequence Diagram

- Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar sistem (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atar dimensi vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait).
- Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu. Diawali dari apa yang men-trigger aktivitas tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan.
- Diagram ini secara khusus berasosiasi dengan use case diagram
- Memperlihatkan tahap demi tahap apa yang seharusnya terjadi untuk menghasilkan sesuatu didalam use case

Tuesday, October 8, 2013

Contoh Use Case

Sebuah Sekolah Menengah Kejuruan mengelola administrasi akademik yang berkaitan dengan Data yang akan disimpan meliputi data member yang meliputi siswa, guru, orang tua, alumni dan tamu, data mata pelajaran, data absensi, data BP/BK, data nilai, data pembayaran dan sampai cetak laporan, dengan rincian sebagai berikut :
  • Pemberian hak akses kepada pengguna SAS terdiri dari siswa, guru, orang tua, alumni dan tamu. Pengguna harus melakukan login terlebih dahulu untuk dapat mengakses SAS dengan memasukan username dan password agar privasi masing-masing pengguna tetap terjaga keamanannya.
  • Administrator dapat menambah data administrator, mengganti username dan password administrator.
  • Administrator bertugas mengelola SAS seperti : menambah administrator, melihat administrator, data kelas, data pelajaran, data jurusan atau program, semester dan tahun pelajaran.
  • Pengunjung umum adalah pengunjung biasa (bukan member) yang hanya dapat mengakses informasi profil, melihat data guru, siswa dan alumni, serta tersedia fasilitas seperti: agenda kegiatan, artikel, berita, buku tamu, galeri foto, kontak sekolah dan peta sekolah.
  • Siswa dapat merubah profil, merubah latar belakang, mengirim dan menerima pesan, melihat data guru, siswa, alumni, member, nilai, absensi dan pembayaran, mengunduh materi pelajaran dan materi ujian, mengikuti belajar online, melihat dan mengirim tugas, mengikuti tes online, serta fasilitas forum diskusi.
  • Guru dapat merubah profil, merubah latar belakang, mengirim dan menerima pesan, melihat data guru, siswa, alumni, member, nilai, absensi dan pembayaran, mengunduh materi ajar dan materi ujian, menambah materi pelajaran dan belajar online, melihat dan menilai tugas, mengadakan dan tes online, serta fasilitas forum diskusi.
  • Alumni dapat dapat merubah profil, merubah latar belakang, mengirim dan menerima pesan, melihat data member dan group, informasi alumni, serta forum diskusi.
  • Orang tua merubah profil, merubah latar belakang, mengirim dan menerima pesan, melihat data guru, siswa, alumni, member, nilai, absensi dan pembayaran, mengunduh materi pelajaran dan materi ujian, mengikuti belajar online, melihat dan mengirim tugas, serta fasilitas forum diskusi.



Generalization/Inheritance antara Actor

Gambarkan generalization/inheritance antara actors secara vertical dengan inheriting actor dibawah base/parent use case

Generalization/Inheritance antara Use Case


  • Generalization/inheritance digambarkan dengan sebuah garis berpanah tertutup pada salah satu ujungnya yang menunjukkan lebih umum
  • Gambarkan generalization/inheritance antara use case secara vertical dengan inheriting use case dibawah base/parent use case
  • Generalization/inheritance dipakai ketika ada sebuah keadaan yang lain sendiri/perlakuan khusus (single condition)

Association antara Use Case

<<include>> termasuk didalam use case lain (required) / (diharuskan)

  • Pemanggilan use case oleh use case lain, contohnya adalah pemanggilan sebuah fungsi program
  • Tanda panah terbuka harus terarah ke sub use case
  • Gambarkan association include secara horizontal

<<extend>> perluasan dari use case lain jika kondisi atau syarat terpenuhi

  • Kurangi penggunaan association Extend ini, terlalu banyak pemakaian association ini membuat diagram sulit dipahami.
  • Tanda panah terbuka harus terarah ke parent/base use case
  • Gambarkan association extend secara vertical




Association antara Actor dan Use Case


  • Ujung panah pada association antara actor dan use case mengindikasikan siapa/apa yang meminta interaksi dan bukannya mengindikasikan aliran data
  • Sebaiknya gunakan Garis tanpa panah untuk association antara actor dan use case
  • Association antara actor dan use case yang menggunakan panah terbuka untuk mengindikasikan bila actor berinteraksi secara pasif dengan system anda

USE CASE Diagram

Use case diagram terdiri dari
a. Use case

  • Use case class digunakan untuk memodelkan dan menyatakan unit fungsi / layanan yang disediakan oleh sistem (or bagian sistem: subsistem atau class) ke pemakai.
  • Use case dapat dilingkupi dengan batasan sistem yang diberi label nama sistem.
  • Use case adalah sesuatu yang menyediakan hasil yang dapat diukur ke pemakai atau sistem eksternal.
  • Use case dibuat berdasar keperluan actor, merupakan “apa” yang dikerjakan system, bukan “bagaimana” system mengerjakannya
  • Use case diberi nama yang menyatakan apa hal yang dicapai dari hasil interaksinya dengan actor.
  • Use case dinotasikan dengan gambar (horizontal ellipse).
  • Use case biasanya menggunakan kata kerja.
  • Nama use case boleh terdiri dari beberapa kata dan tidak boleh ada 2 use case yang memiliki nama yang sama
  • Use case class memiliki objek use case yang disebut skenario. Skenario menyatakan urutan pesan dan tindakan tunggal.
  • Simbol use case :  

b. Actors
  • Actor menggambarkan orang, system atau external entitas / stakeholder yang menyediakan atau menerima informasi dari system
  • Actor menggambarkan sebuah tugas/peran dan bukannya posisi sebuah jabatan
  • Actor memberi input atau menerima informasi dari system
  • Actor biasanya menggunakan Kata benda
  • Actor adalah eksternal terhadap sistem.
  • Tidak boleh ada komunikasi langsung antar actor
  • Indikasi <<system>> untuk sebuah actor yang merupakan sebuah system
  • Adanya actor bernama “Time” yang mengindikasikan scheduled events (suatu kejadian yang terjadi secara periodik/bulanan)
  • Letakkan actor utama anda pada pojok kiri atas dari diagram
  • Actor berinteraksi dengan sistem.
  • Actor memanfaatkan fungsi yang disediakan sistem, termasuk fungsi aplikasi dan pemeliharaan.
  • Actors bisa saja menyediakan fungsi ke sistem.
  • Actors bisa menerima informasi yang disediakan sistem.
  • Actors bisa menyediakan informasi ke sistem.
  • Simbol actor : 

c. Association
  • Associations bukan menggambarkan aliran data/informasi
  • Associations digunakan untuk menggambarkan bagaimana actor terlibat dalam use case
  • Ada 4 jenis relasi yang bisa timbul pada use case diagram :
                 1. Association antara actor dan use case
                 2. Association antara use case
                 3. Generalization/Inheritance antara use case 
                 4. Generalization/Inheritance antara actors


d. System boundary boxes (optional)
  • Untuk memperlihatkan batasan sistem dalam diagram use case, Anda dapat menggambarkan sebuah kotak yang melingkupi semua use case, namun actor tetap berada di luar kotak
  • Biasanya digunakan apabila memberikan beberapa alternative system yang dapat dijadikan pilihan.
  • System boundary boxes dalam penggunaannya optional